Perang tarif XL dengan IM3

Berita 1 Comment

Memang perang tarif tambah gila. Baru saja IM3 mengeluarkan tarif Rp 0,01 beberapa minggu yang lalu, XL sepertinya ‘gerah’. Seakan tidak rela ‘gelar’-nya diambil IM3, XL dengan ’sinting’-nya mengeluarkan tarif Rp 0,0000…..1. Entah apa maksudnya, yang pasti perang tarif gila ini sudah pada taraf yang tidak wajar.

Belum jelas juga seperti apa pentarifannya. Yang jelas, setelah Rp25/detik, Rp10/detik, Rp1/detik, Rp0,5/detik, Rp0,1/detik, Rp0,01/detik, XL pun melanjutkan mekanisme ini dengan memberlakukan 0.0000…..1/ sampe puas atau setara dengan gratis. Gila bukan? Selain itu, XL memanfaatkan tiga jenis waktu yang ada untuk mengimplementasikan mekanisme tarif tersebut. Dua jenis jam sibuk dan satu jenis jam tidak sibuk. Untuk jelasnya bisa dilihat skema berikut:

Ke lain Operator

Jam Tidak Sibuk

23.00 – 10.59 WIB

1 – 60 detik

Rp 10/detik atau setara dengan Rp 600,-

> 60 det – seterusnya

Gratis (ngobrol sepuasnya)

Jam Sibuk 1

11.00 – 18.59 WIB

1 – 120 detik

Rp 10/detik atau setara dengan Rp 1.200,-

> 120 det – seterusnya

Gratis (ngobrol sepuasnya)

Jam Sibuk 2

19.00 – 22.59 WIB

1 – 180 detik

Rp 10/detik atau setara dengan Rp 1.800,-

> 180 det – seterusnya

Gratis (ngobrol sepuasnya

Ke sesama XL


Sepanjang Hari

(24 Jam)

1 – 120 detik

Rp 25/detik

Rp 1.500 untuk telepon 1 menitRp 3.000 untuk telepon 10 menitRp 30.000 untuk telepon 1 jam

>120 – 600 detik

Gratis (ngobrol sepuasnya)

> 600 det – seterusnya

Rp 10/deti

Note: Berlaku di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Lombok, sudah termasuk PPN.
Bagaimana? Ada yang masih mau pindah-pindah operator seluler?

Sumber : wikimu.com/news

Tarif percakapan dan SMS XL turun hingga 74 %

Berita No Comments

Beita bagus bagi pengguna layanan XL, PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menurunkan tarif dasar layanannya. Kebijakan baru ini sebagai tindak lanjut atas penurunan tarif interkoneksi oleh pemerintah belum lama berselang. Tarif dasar XL yang baru turun dari 2% hingga 74%. Penurunan berlaku di hampir semua layanan percakapan (XL Xplor, XL bebas, dan XL jempol).

Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk menurunkan tarif interkoneksi sehingga tarif telekomunikasi bisa mengikutinya, Dalam tarif dasar untuk layanan percakapan yang baru, XL menerapkan penyederhanaan (simplifikasi) tarif agar lebih mudah dimengerti oleh masyarakat. XL hanya menerapkan dua macam tarif untuk setiap jenis produknya, yaitu tarif ke sesama XL (on-net) dan tarif ke operator lain (off-net) tanpa mengenal jarak (tanpa zona lokal, tetangga, seberang).

Mengikuti penyesuaian tarif interkoneksi, XL menerapkan tarif baru, yaitu untuk tarif ke sesama XL produk prabayar XL bebas menjadi Rp 375/30 detik. Untuk tarif ke operator lain dan tarif PSTN turun menjadi Rp 750 / 30 detik. (satuan unit per detik, tidak berlaku pembulatan durasi percakapan). Sementara itu, untuk layanan prabayar XL jempol, untuk tarif ke sesama XL tarif dasar tahun 2008 sama dengan tarif sebelumnya yaitu Rp 500/30 detik. Untuk tarif ke operator lain dan PSTN tarif turun menjadi Rp 750 / 30 detik.

Untuk layanan pasca bayar XL Xplor, tarif ke sesama XL menjadi Rp 375 / 30 detik. Sementara itu, ke operator lain menjadi Rp 750/ 30 detik. Untuk ke PSTN menjadi Rp 750 / 30 detik (satuan unit per detik, tidak berlaku pembulatan durasi percakapan) Untuk SMS akan ada layanan SMS baru bagi pengguna XL (XL Xplor, XL bebas, XL jempol) dengan efektif tarif Rp 150/SMS ke semua operator dan nomor XL. Tarif baru SMS ini akan mulai berlaku sejak 19 April 2008.

Meskipun tarif dasar baru XL ini dirilis setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan penurunan tarif interkoneksi, sebenarnya XL sudah jauh-jauh hari sejak awal 2007 menurunkan tarifnya melalui program tarif promosi yang sudah dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Tarif murah XL ke semua operator tersebut diawali dari Rp 25/detik hingga promosi terakhirnya “nelpon 2 menit gratis 8 menit”. Sedangkan untuk program promosi ke sesama XL dimulai dengan Rp 10/detik, lalu Rp 1/detik, Rp 0,1/detik, dan terakhir Rp 600 dan Rp 300 “nelpon sampai puas”.

Tarif murah XL juga mendapatkan pengakuan dari analis keuangan internasional Morgan Stanley yang menyatakan XL memiliki nilai pendapatan per menit (revenue per minute clean) termurah ke-2 di kawasan Asia.

Sumber : XL.co.id