Telkomsel raih penghargaan tertinggi IBBA

Berita No Comments

Sungguh luar biasa prestasi Telkomsel selama 6 tahun berturut -turut dinobatkan sebagai Indonesian best Brand Award 2008 kategori simcard terbaik untuk kedua produknya kartu HALO (Pasca Bayar) dan Simpati (Prabayar), kedua produk ini telah mendapatkan selama 6 tahun berturut-turut, dua produk ini yg akhirnya membuat Telkomsel memperoleh penghargaan tertinggi IBBA yaitu Platinum Award 2008

Award ini diberikan oleh majalah SWA dan Lembaga Riset Pemasaran untuk merk-merk yg mempunyai produk dengan kinerja terbaik sepanjang Tahun, termasuk Telkomsel merupakan The Best Selama kurun waktu 6 Tahun terakhir

Menurut Penuturan CRM Telkomsel Hendri Mulya Sjam menambahkan bahwa penghargaan Platinum Award IBBA ini tentunya semakin melengkapi berbagai penghargaan yang telah diterima Telkomsel baik dari dalam negeri maupun internasional.  Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menjadi pendorong bagi seluruh jajaran Telkomsel untuk terus berkomitmen memberikan yang terbaik dalam upaya melayani Indonesia, lihat berita lengkapnya di sini

Indosat dan Bank CIMB Niaga Kerjasama Telekomunikasi

Berita No Comments

Jakarta – Indosat dan Bank CIMB Niaga sepakat untuk bekerjasama dalam pengembangan produk bersama, penyediaan layanan telekomunikasi dan pembiayaan kontraktor.

Penandatanganan nota kesepahaman antarkedua perusahaan publik ini dilakukan oleh Catherine Hadiman, Corporate & Business Banking Director Bank CIMB Niaga dan Fadzri Sentosa, Direktur Jabotabek & Regional Sales Indosat, di Financial Club, Graha Niaga, Jakarta, Senin (4/8/2008).

Kerjasama pengembangan produk dilakukan melalui pembuatan produk bersama dalam pengiriman uang digital dan dompet digital serta pemanfaatan layanan telekomunikasi terkini untuk memperkuat layanan Bank CIMB Niaga.

Sementara kerjasama pembiayaan kontraktor dilakukan dalam rangka mendukung perkembangan infrastruktur telekomunikasi bergerak dengan pemberian fasilitas kredit pembiayaan oleh Bank CIMB kepada kontraktor dan supplier Indosat untuk pembangunan infastruktur jaringan.

“Kerjasama ini merupakan bagian dari upaya Indosat untuk terus memperluas kerjasama lintas sektor, termasuk dengan sektor perbankan, untuk dapat mengembangkan layanan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi telekomunikasi terkini,” kata Fadzri Sentosa.

Dengan kerjasama tersebut, pelanggan Indosat diharapkan tidak hanya menikmati layanan telekomunikasi, namun juga layanan perbankan secara terpadu.

“Kami juga berharap Indosat bersama Bank CIMB Niaga dapat membantu mengembangkan kontraktor agar lebih berkontribusi bagi pengembangan industri telekomunikasi dalam negeri,” tukas Fadzri, lagi.

Sementara, pihak Bank CIMB Niaga berharap kesepakatannya dengan Indosat bisa menjadi momentum untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor riil di Tanah Air, dan tentunya bagi pengembangan usaha kedua belah pihak.

“Dengan semakin memasyarakatnya penggunaan jaringan seluler dalam kegiatan komunikasi masyarakat sehari-hari, kami melihat peluang bisnis yang sangat besar, baik bagi provider jaringan seluler maupun bagi perbankan melalui produk pembiayaannya serta pengembangan produk keuangan digital bersama,” Catherine Hadiman menandaskan.

Sumber : www.detikinet.com

Telkomsel Incer Pangsa Pasar Pelajar

Berita No Comments

Layanan pesan singkat (SMS) diakui Telkomsel telah menyumbang sebanyak 10-15 persen pendapatan bagi perusahaannya. Dengan melihat potensi tersebut, Telkomsel terangsang untuk terus menggenjot kontribusi pendapatannnya dengan membidik pangsa pasar pelajar.

Hal ini diaktakan oleh VP Marketing dan CRM Telkomsel, Hendri Mulya Sjam bahwa komunitas pelajar di seluruh sekolah yang tersebar di Indonesia sekitar 40 – 50 juta. Dengan jumlah tersebut Telkomsel berpendapat bahwa hal ini meningkatkan pendapatan perusahaan.

“kami ingin merebut sedikitnya 10 juta pelajar dari komunitas sekolah agar ARPU (pendapatan dari rata-rata pelanggan) kami tetap stabil” kata Hendri.
Telkomsel kini telah memiliki 53 juta pelanggan selular, dimana 22 juta diantaranya merupakan pelanggan prabayar Kartu AS. Saat ini kartu AS ingin menggenjot pendapatan SMS dari pelanggan yg mayoritas berasal dari pelajar dan kalangan anak muda.

Sumber : koran Metro

Indosat dan Dekopin Bikin Kartu komunitas

Berita No Comments

PT. Indosat .Tbk (Indosat) mnejalin kerjsama dengan Dekopin(Dewan Koperasi Indonesia) kerjasama ini merupakan program tarif khusus komunitas, selain itu juga untuk membuka peluang usaha bagi anggota Dekopin sebagai canel distribusi kartu IM3 komunitas koperasi melalui kerjasama dengan kopindosat.

Adapun penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utomo Kopindosat, Heri Kusbiantoro dan Bambang W Soeharto, Ketua Aksi Dekopin, yang disaksikan Ketua Umum DEKOPIN, Adi Sasono, dan Direktur Utama Indosat, Jhonny Suwandi Sjam.

Dikatakan Johnny Swandi Sjam bahwa pihaknya akan memperkuat program-program di segmen komunitas, “tingkat churn di segmen ini umumnya lebih rendah dan loyalitasnya lebih terjaga,“tuturnya sesuai penandatanganan MoU Indosat dengan Dekopin.

Kerjasama amtara Kopindosat dan Dekopin ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak. Kopindosat bekerjasama dengan Dekopin dengan jaringan koperasi yang ada di seluruh Indonesia dapat menjadi salah satu channel distribusi bagi produk Indosat, dalam hal ini Kartu Prabayar IM3 Komunitas Koperasi.

“ Selain itu, Komunitas Koperasi anggota Dekopin juga akan mendapatkan manfaat lebih melalui program-program promosi dan VAS dari Indosat yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para anggota,” kata Jhonny Swandi Sjam.

Sematara itu Bambang Suharto mengatakan kalau Dekopin perlu membangun kemitraan strategis dengan kalangan korporasi swasta maupun BUMN untuk mengembangkan kiprahnya sebagai unit penggerak ekonomi bangsa. Dengan kerjasama ini diharapakan anggota Dekopin akan mendapatkan Manfaat layanan berupa Paket Produk IM3 Komunitas Koperasi dengan Tarif Komunitas.

Sumber : koran Metro

Data Penerima Bonus Point

Berita No Comments

Para agen peringkat level Agen 10 (Jumlah Point 256) Menerima Bonus HP

  1. E000065 (Suranto) Lembean Magetan; diterima pada bulan Des 2007
  2. E000068 (Suroto) Kebonsari Madiun; diterima pada bulan Des 2007
  3. E000848 (Endy Nugroho) Surabaya; diterima pada bulan Des 2007
  4. E001190 (Boes Studio) Banda Aceh; diterima pada bulan Des 2007
  5. E001215 (Wahyu) Banda Aceh; diterima pada bulan Januari 2008
  6. E001223 (Iskandar) Banda Aceh; diterima pada bulan Januari 2008
  7. E000069 (Suroto) Madiun; diterima pada bulan Januari 2008
  8. E000085 (Masduki) Madiun; diterima pada bulan Januari 2008
  9. E002115 (Faisal) Banda Aceh; diterima pada bulan Januari 2008
  10. E000086 (Masduki) Madiun; diterima pada bulan Januari 2008
  11. E001313 (Syamsul) Magetan; Di terima pada tgl 13 April 2008
  12. E000069 (Aprilia) Madiun; diterima pada bulan 28 April 2008
  13. E001381 (Jarwani) Magetan; Di terima pada tgl 05 Mei 2008
  14. E000067 (Ahmad Riza) Madiun; diterima pada bulan 15 Mei 2008
  15. E001887 (RIZA-GUSRIADI) Banda Aceh; Di terima pada tgl 15 Mei 2008
  16. E000943 (LAILIL KHUSNIA) Surabaya; Di terima pada tgl 25 Mei 2008
  17. E000990 (SUHENDRA) Surabaya; Di terima pada tgl 11 Juni 2008
  18. E004119 (WARDOYO) Sorong; Di Terima pada tgl 12 Juli 2008
note: Reward ini bisa di berikan dalam bentuk uang sebesar Rp 600.000.-

Perang tarif XL dengan IM3

Berita 2 Comments

Memang perang tarif tambah gila. Baru saja IM3 mengeluarkan tarif Rp 0,01 beberapa minggu yang lalu, XL sepertinya ‘gerah’. Seakan tidak rela ‘gelar’-nya diambil IM3, XL dengan ‘sinting’-nya mengeluarkan tarif Rp 0,0000…..1. Entah apa maksudnya, yang pasti perang tarif gila ini sudah pada taraf yang tidak wajar.

Belum jelas juga seperti apa pentarifannya. Yang jelas, setelah Rp25/detik, Rp10/detik, Rp1/detik, Rp0,5/detik, Rp0,1/detik, Rp0,01/detik, XL pun melanjutkan mekanisme ini dengan memberlakukan 0.0000…..1/ sampe puas atau setara dengan gratis. Gila bukan? Selain itu, XL memanfaatkan tiga jenis waktu yang ada untuk mengimplementasikan mekanisme tarif tersebut. Dua jenis jam sibuk dan satu jenis jam tidak sibuk. Untuk jelasnya bisa dilihat skema berikut:

Ke lain Operator

Jam Tidak Sibuk

23.00 – 10.59 WIB

1 – 60 detik

Rp 10/detik atau setara dengan Rp 600,-

> 60 det – seterusnya

Gratis (ngobrol sepuasnya)

Jam Sibuk 1

11.00 – 18.59 WIB

1 – 120 detik

Rp 10/detik atau setara dengan Rp 1.200,-

> 120 det – seterusnya

Gratis (ngobrol sepuasnya)

Jam Sibuk 2

19.00 – 22.59 WIB

1 – 180 detik

Rp 10/detik atau setara dengan Rp 1.800,-

> 180 det – seterusnya

Gratis (ngobrol sepuasnya

Ke sesama XL


Sepanjang Hari

(24 Jam)

1 – 120 detik

Rp 25/detik

Rp 1.500 untuk telepon 1 menitRp 3.000 untuk telepon 10 menitRp 30.000 untuk telepon 1 jam

>120 – 600 detik

Gratis (ngobrol sepuasnya)

> 600 det – seterusnya

Rp 10/deti

Note: Berlaku di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Lombok, sudah termasuk PPN.
Bagaimana? Ada yang masih mau pindah-pindah operator seluler?

Sumber : wikimu.com/news

Kebijakan Baru untuk menurunkan Tarif SMS

Berita No Comments

Layanan Short Messege alias SMS akan diberikan aturan baru, dengan cara diatur secara terpisah dari aturan interkoneksi berbasis biaya agar penarifanya bisa turun.

Berita itu diturunkan oleh Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, beliau menuturkan bahwa layanan SMS batal jadi bagian tarif interkoneksi karena skema Sender Keep All (SKA) yang saat ini dipakai operator dinilai masih relevan.

Itu jadi berita bagus bagi kita pengguna SMS karena kalau masuk interkoneksi, tarif SMS bisa lebih mahal lagi karena ada biaya tambahan yang mesti dikeluarkan oleh Operator kata Beliau, dan sampai saat ini kebijakan untuk SMS sedang dikaji secara komprehensif bersama dengan SMS premium menurut penuturanya.

Tarif percakapan dan SMS XL turun hingga 74 %

Berita No Comments

Beita bagus bagi pengguna layanan XL, PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menurunkan tarif dasar layanannya. Kebijakan baru ini sebagai tindak lanjut atas penurunan tarif interkoneksi oleh pemerintah belum lama berselang. Tarif dasar XL yang baru turun dari 2% hingga 74%. Penurunan berlaku di hampir semua layanan percakapan (XL Xplor, XL bebas, dan XL jempol).

Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk menurunkan tarif interkoneksi sehingga tarif telekomunikasi bisa mengikutinya, Dalam tarif dasar untuk layanan percakapan yang baru, XL menerapkan penyederhanaan (simplifikasi) tarif agar lebih mudah dimengerti oleh masyarakat. XL hanya menerapkan dua macam tarif untuk setiap jenis produknya, yaitu tarif ke sesama XL (on-net) dan tarif ke operator lain (off-net) tanpa mengenal jarak (tanpa zona lokal, tetangga, seberang).

Mengikuti penyesuaian tarif interkoneksi, XL menerapkan tarif baru, yaitu untuk tarif ke sesama XL produk prabayar XL bebas menjadi Rp 375/30 detik. Untuk tarif ke operator lain dan tarif PSTN turun menjadi Rp 750 / 30 detik. (satuan unit per detik, tidak berlaku pembulatan durasi percakapan). Sementara itu, untuk layanan prabayar XL jempol, untuk tarif ke sesama XL tarif dasar tahun 2008 sama dengan tarif sebelumnya yaitu Rp 500/30 detik. Untuk tarif ke operator lain dan PSTN tarif turun menjadi Rp 750 / 30 detik.

Untuk layanan pasca bayar XL Xplor, tarif ke sesama XL menjadi Rp 375 / 30 detik. Sementara itu, ke operator lain menjadi Rp 750/ 30 detik. Untuk ke PSTN menjadi Rp 750 / 30 detik (satuan unit per detik, tidak berlaku pembulatan durasi percakapan) Untuk SMS akan ada layanan SMS baru bagi pengguna XL (XL Xplor, XL bebas, XL jempol) dengan efektif tarif Rp 150/SMS ke semua operator dan nomor XL. Tarif baru SMS ini akan mulai berlaku sejak 19 April 2008.

Meskipun tarif dasar baru XL ini dirilis setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan penurunan tarif interkoneksi, sebenarnya XL sudah jauh-jauh hari sejak awal 2007 menurunkan tarifnya melalui program tarif promosi yang sudah dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Tarif murah XL ke semua operator tersebut diawali dari Rp 25/detik hingga promosi terakhirnya “nelpon 2 menit gratis 8 menit”. Sedangkan untuk program promosi ke sesama XL dimulai dengan Rp 10/detik, lalu Rp 1/detik, Rp 0,1/detik, dan terakhir Rp 600 dan Rp 300 “nelpon sampai puas”.

Tarif murah XL juga mendapatkan pengakuan dari analis keuangan internasional Morgan Stanley yang menyatakan XL memiliki nilai pendapatan per menit (revenue per minute clean) termurah ke-2 di kawasan Asia.

Sumber : XL.co.id

Next Entries »